sukses

Sukses Itu…

Selamat dan Sukses atas dibukanya…..

Selamat dan Sukses atas diwisudanya…..

Selamat dan Sukses Satu Abad….

Selamat dan Sukses Pelantikan….

Selamat dan Sukses Dies Natalis Ke……

Ya, ucapan selamat dan sukses kerap kita dengar atau kita baca dalam acara-acara seperti di atas.  Ketika ada pegawai keluar dari sebuah perusahaan dalam surat keterangan kerja pun tertera “Semoga lebih sukses di tempat baru”.

Sukses begitu banyak terdengar atau terbaca. Pernahkah pembaca merenungkan apa makna dari sukses itu sendiri? Jangan khawatir, beberapa santri, karyawan, dan asatizah Pesantren Yatim Ibnu Taimiyah Bogor berikut membantu kita membedah makna sukses.

Faruq Majid siswa kelas 9A MTs Ibnu Taimiyah setelah berpikir keras mengajukan pendapatnya bahwa sukses itu “telah berhasil menggapai keinginan dengan melewati beberapa tantangan”.  Ryan Wira Pangestu kemudian membantu memberikan contoh keinginan terbesar dia adalah dapat membahagiakan orang tua dan masuk surga.

Pak Adi, Driver PYIT dan Gibson Abu Battar, staf Sekretariat PYIT sepakat memberikan pendapat sukses itu bisa masuk surga.  Kalau hanya sekadar menjadi orang kaya selama di dunia tapi tidak masuk surga, itu bukan sukses! Demikian penjelasan Pak Adi lebih lanjut.

Ustaz Suhartono, pengajar MI Ibnu Taimiyah tidak mau ketinggalan urun rembuk memaknai sukses ini. Dalam opini ustaz yang memiliki kunyah Abu Asma ini, sukses seharusnya tidak hanya dikaitkan dengan dimensi dunia saja tapi juga dimensi akhirat.  Sukses adalah keberhasilan di dunia dan akhirat.

Bagaimana pendapat Ustaz M. Abduh Tuasikal? Penulis mengutip pendapat beliau tentang sukses dalam https://rumaysho.com, da’i yang malang melintang berdakwah di Gunung Kidul Yogyakarta dan di dunia maya ini mengatakan “Sukses utama bukanlah dalam urusan dunia saja. Sukses utama adalah jika kita bisa meraih surga. Ya Allah, berilah kami surga Firdaus a’la.

Berdasarkan beberapa pendapat tentang sukses di atas, ada satu benang merah kesamaan pendapat, bahwa sukses tidak hanya terkait dengan kehidupan dunia saja. Sukses hakiki dan abadi justru terkait dengan kehidupan di akhirat kelak. Meraih Surga Allah azza wajalla.

 

Penulis : Ustaz Tata Tambi

 

Artikel : www.ibnutaimiyah.com

Ikuti update artikel di Fans Page Info Terkini Pesantren Yatim Ibnu Taimiyah
Twitter PYIT_BOGOR, instagram ibnu_taimiyah_bogor,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *