tidur-ala-nabi-akhir

Tidur Ala Nabi (Bagian Terakhir)

beberapa amalan sebelum tidur yang akan menjadi penutup pada tema kali ini.

  1. Tidur menghadap ke kanan

Nabi – bersabda :

ثمّ اضطجع علي شقّك الأيم

“ Kemudian berbaringlah dengan menindih bagian tubuh sebelah kanan (menghadap kanan)” (Bukhari 247, 6311; Muslim 2710)

Bahkan nabi – melarang tidur dalam keadaan telungkup (perut di bawah) karena cara tidur seperti itu merupakan tanda ahli jahannam. Nabi –  pernah melihat orang yang tidur dalam keadaan telungkup. Kemudian ia bersabda : ”Sesungguhnya cara tidur seperti ini tidak diridhoi oleh Allah.” (H.R Ahmad Bab II / no 304, At-Tirmidzi no. 2768, lihat shahih al-jami’  no 2270)

  1. Tidur sesuai kebutuhan

Tidur tidak dianjurkan untuk berlebihan. Karena dengan tidur berlebihan akan membuat diri kita menjadi malas, terutama malas dalam hal ibadah. Dan Jika tidak mengambil waktu tidur yang cukup akan mengakibatkan tubuh yang sehat menjadi sakit. Oleh karena itu agama kita adalah agama yang sesuai fitrah, tidak berlebihan dan juga tidak mengurangi.

Semoga kita semua dapat kembali menjalankan amalan-amalan sunnah yang telah luntur di kehidupan kita. Aamiin ya rabbal ‘alamin

 

Penulis : Yahya Adli Dharmawan kelas IX C kamar 20

Artikel : www.ibnutaimiyah.com

Ikuti update artikel di Fans Page Info Terkini Pesantren Yatim Ibnu Taimiyah
Twitter PYIT_BOGOR, instagram ibnu_taimiyah_bogor,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *